Maria Ratu Damai

Maria Ratu Damai, sebuah gelar Spritual Bunda Maria, yang sangat akrab dalam hati para Misionaris SSCC. Maria Ratu Damai menjadi pelindung karya Misi SSCC. Maria berjulukan Ratu Damai senantiasa menjadi inspirasi kedamaian dan sukacita karya evangelisasi. Maria Ratu Damai adalah figur seorang Ibu yang selalu mengapresiasi dengan damai persembahan karya putera dan puteri-Nya dalam setiap perutusan.

Di setiap komunitas atau rumah biara SSCC selalu ada arca Maria Ratu Damai. Arca Maria dengan terbuka seolah-olah menyambut setiap tamu yang datang  berkunjung. Arca asli Maria Ratu Damai ini berada di Kapel biara induk SSCC di Picpus, Perancis.  Setiap anggota kongregasi yang akan diutus ke tanah misi atau ke tempat karya yang baru, selalu diberkati dengan meletakan arca Maria di atas kepala anggota yang mau berangkat bertugas. Ketika hendak berangkat ke tanah misi di Hawaii, Santo Damian juga diberkati dengan Arca Maria Ratu Damai. Santo Damian merasakan penyertaan Maria dalam karya evangelisasinya.

Ritual berkat yang menggunakan Arca Maria Ratu Damai yang diletakan atas kepala anggota yang hendak berkarya menjadi semacam sebuah musik yang mengalun teduh dan damai dalam ritme kehidupan. Sebuah penjamin yang pasti bagi misionaris bahwa di tengah ketidakmenentuan arus zaman, Allah telah hadir mendahului ke tempat dimana seseorang diutus. Cinta keibuan Maria akan menjadi seperti pelindung di saat ketakutan dan kegelisahan mengancam.  Dengan sentuhan arca Maria Ratu Damai pada wajah atau kepala ibarat disentuh oleh Sang Sabda sendiri. Sang sabda dan Maria menjadi penerang jalan yang gelap dan menjadi penuntun ketika terjadi disorientasi panggilan hidup.

Figur Maria Ratu Damai sungguh menjadi penolong bagi banyak orang. Seorang umat di Katedral Hawaii bersaksi bahwa ia secara rutin berdevosi kepada Maria Ratu Damai, sembari membawa ujud bagi ayahnya yang sakit kanker. Ayahnya mengalami kesembuhan. Dia mendapatkan pengalaman “tremendous”, mendapatkan keyakinan kokoh yang menepis segala kekuatiran dan kecemasannya, saat Arca Maria diletakan atau diberkati di atas kepalanya. Banyak orang datang berdoa, berlutut, dan bersimpuh memohon doa melalui Ibu Maria, Ratu Damai.

Arca Maria Ratu Damai menggambarkan dengan penuh kewibawaan seorang Ibu menggendong bayi Yesus. Sambil digendong oleh Ibu Maria, Bayi Yesus juga memegang bola dunia dengan tangan kirinya dan matanya tertuju pada salib di tangan kanannya. Ibu Maria juga menatap salib, sementara tangan kanan Ibu Maria memegang Daun Zaitun. Daun Perdamaian. Yesus dan Salib. Maria menggendong Bayi Yesus sambil memegang daun kedamaian. Ini menggambarkan bahwa kehadiran Maria di tengah peristiwa salib hidup kita menjadi semacam oase peneduh yang melegakan. Maria yang damai memampukan kita untuk berdamai dengan diri sendiri sehingga tiada lagi ketakutan mengalami salib hidup ini.

Maria Ratu Damai melindungi kita dari ketakutan. Dia melindungi orangtua yang memiliki bayi atau anak yang berkebutuhan khusus. Dia melindungi para Politisi yang memperjuangkan Pro Life. Dia melindungi para mahasiwa yang mendedikasikan ilmunya demi kemanusiaan, demi terwujudnya Kerajaan Damai di bumi. Maria menatap Salib, menatap kita anak-anak-Nya yang tengah berjuang tetapi dia tetaplah Ratu Damai: Ibu peneguh di tengah kecemasan dan ketakutan. Dia menghangatkan kita dengan cinta keibuan-Nya. Amin.

Cornelis Arundati Gaga, SS.CC

image_pdfimage_print

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*