Uskup

Uskup ditunjuk untuk menjalankan wewenangnya atas suatu wilayah tertentu yang disebut keuskupan. Ia bertindak sebagai seorang gembala atas keuskupannya. Seorang uskup menjalankan kekuasaan pastoralnya terhadap bagian Umat Allah yang dipercayakan kepadanya dengan dibantu oleh para imam dan diakon, tanpa memandang usia, kedudukan atau bangsa, baik yang diam di wilayahnya maupun yang hanya tinggal sementara.

Dalam menggembalakan keuskupannya, seorang uskup harus menjamin keotentikan ajaran iman katolik, perayaan secara pantas dan teratur sakramen-sakramen dan bentuk-bentuk devosi lainnya, memupuk panggilan imamat dan hidup religius, serta memimpin keuskupan dengan ketaatan kepada Bapa Paus. Guna melaksanakan tugas tanggung jawab ini, uskup membagikan wewenangnya kepada para imam, teristimewa pada imam paroki, yang bertanggung jawab atas suatu paroki. Selain itu, uskup juga melakukan kunjungan ad limina setiap 5 tahun sekali kepada Bapa paus guna memberi pertanggungjawaban mengenai keadaan keuskupannya.

Uskup Keuskupan Pangkalpinang yang pertama adalah Mgr Gabriel van der Westen, SSCC, yang sebelumnya adalah Vikaris Apostolik Pangkalpinang. Beliau dilantik menjadi uskup pada 17 September 1961.