Keuskupan

Keuskupan sering juga disebut dengan istilah Gereja partikular atau dioses. Kitab Hukum Kanonik mendefinisikan Keuskupan sebagai bagian dari umat AlIah, yang dipercayakan kepada Uskup untuk digembalakan dengan kerjasama para imam, sedemikian sehingga dengan mengikuti gembalanya dan dihimpun olehnya dengan Injil serta Ekaristi dalam Roh Kudus, membentuk Gereja partikular, dalam mana sungguh-sungguh terwujud dan berkarya Gereja Kristus yang satu, kudus, katolik dan apostolik. (Kan. 369).

Pada umumnya bagian umat Allah yang membentuk keuskupan dibatasi pada wilayah tertentu, sedemikian sehingga mencakup semua orang beriman yang tinggal di dalam wilayah itu (Kan 372 ยง 1). Dengan kata lain sebuah keuskupan harus mempunyai wilayah. Untuk Keuskupan Pangkalpinang, wilayah yang dimilikinya adalah 2 provinsi, yaitu Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau, serta sebagian Provinsi Riau Daratan.

Keuskupan Pangkalpinang berawal dari status Prefektur Apostolik (27 Desember 1923). Kemudian pada 8 Februari 1951 statusnya berubah menjadi Vikariat Apostolik, dan pada 3 Januari 1961 menjadi keuskupan, dengan uskupnya yang pertama Mgr. Gabriel van der Westen, SSCC.

image_pdfimage_print